Pengertian Audit

Kata Audit pasti tidak asing lagi bagi kita. Misalnya pada kasus hangat yang baru-baru ini terjadi terkait jiwasraya yang dinyatakan kerugian negara triliyunan rupiah oleh BPK.

Sebenarnya audit itu apa si?

Arens, dalam bukunya Auditing and Assurance Service, mendefinisikan audit yaitu proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi untuk menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi yang dimaksud dengan kriteria – kriteria yang telah ditetapkan yang dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen.

Dari denisi di atas dapat kita ambil kata kunci sebagai berikut:

  • Entitas ekonomi, yaitu lembaga formal seperti PT, CV, Institusi Pemerintah, dan lain sebagainya.
  • Kriteria – kriteria yang telah ditetapkan, yaitu standar yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang. Kriteria ini contohnya adalah Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP), dan bisa juga peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Seorang yang kompeten, yaitu seorang yang telah memenuhi standar kompetensi sebagai auditor. Kompetensi seorang auditor didapatkan dari pendidikan atau sertifikasi keahlian yang telah diikutinya.
  • Independen, aduit harus dilakukan oleh orang mempunyai independen. Independen dapat diartikan sebagai sikap yang netral atau tidak memihak baik kepada orang/entitas yang diaudit atau orang/entitas yang meminta audit.
Dari pengertian di atas timbul pertanyaan, siapa yang berhak melakukan audit?

Pada entitas ekonomi sektor swasta, audit biasanya dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk mengaudit atas laporan keuangan perusahaan. KAP merupakan eksternal auditor bagi perusahaan yang berfungsi untuk memberikan opini terkait dengan laporan keuangan yang disajikan.

Selain KAP biasanya perusahaan juga memiliki satuan audit internal yang berfungsi untuk melakukan memastikan jalannya pengendalian internal (internal control) perusahaan.

Sektor publik seperti pemerintah yang bertindak sebagai eksternal auditor adalah Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). BPK bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Tugas dan wewenang BPK adalah memberikan opini atas laporan keuangan yang dibuat oleh pemerintah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah (PSAP).

Sama dengan sektor swasta, pemerintah juga mempunyai internal auditor yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.

Baca juga: Audit Internal

Demikian penjelasan terkait dengan pengertian audit, semoga bermanfaat.

 

3 thoughts on “Pengertian Audit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: