Istilah-istilah Dalam APBN

Illustration of to-do list

Berikut ini adalah istilah-istilah yang sering dipakai dalam pengertian terkait dengan APBN, yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

1. Kapasitas Fiskal (Resource Envelope)

Kapasitas Fikal adalah kemampuan keuangan negara yang dihimpun dari pendapatan negara untuk mendanai anggaran belanja negara yang meliputi Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan Belanja Non K/L.

2. Pagu Indikatif

Pagu indikaif adalah ancar-ancar pagu anggaran yang diberikan untuk Belanja K/L sebagai pedoman dalam menyusun rencana kerja K/L (renja K/L) dan Belanja non-K/L. Pagu indikatif ini mengindikasikan kebutuhan angka dasar bagi pendanaan sasaran kinerja dan kebijakan yang masih berlanjut dan indikasi jumlah tambahan untuk mendanai inisiatif baru. Pagu Indikatif ditetapkan dengan Surat Bersana (SB) Menteri Keuangan dan Menteri PPN Kepala Bappenas pada bulan Maret tahun sebelumnya.

Baca juga: Siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

3. Pagu Anggaran

Pagu angaran adalah batas tertinggi anggaran yang dialokasikan kepada K/L untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran K/L(RKA-K/L) dan kepada Bendahara Umum Negara (BUN) untuk menyusun Rencana Dana Pengeluaran
(RDP) BUN. Pagu Anggaran ditetapkan melalui surat Menteri Keuangan kepada seluruh K/L pada bulan Juni tahun sebelumnya.

4. Alokasi Anggaran

Alokasi anggaran adalah batas tertinggi anggaran pengeluaran yang dialokasikan kepada K/L dan BUN berdasarkan hasil pembahasan Rancangan APBN yang dituangkan dalam berita acara hasilkesepakatan Pembahasan Rancangan APBN antara Pemerintah dan DPR.

5. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)

RAPBN adalah rancangan rencana keuangan tahunan pemerintahan negara yang disusun dan disepakati oleh Pemerintah untuk diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk ditetapkan.

6. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP)

RAPBN adalah rancangan perubahan rencana keuangan tahunan pemerintahan negara sebagai akibat dari perubahan pada:

  • besaran-besaran asumsi dasar ekonomi makro.
  • pokok-pokok kebijakan fiskal.
  • keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran.
  • keadaan yang menyebabkan SAL tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaranyang diajukan ke DPR untuk ditetapkan.

7. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP)

APBNP adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan negara sebagai akibat dari perubahan pada:

  • besaran-besaran asumsi dasar ekonomi makro
  • pokok-pokok kebijakan fiskal.
  • keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran.
  • keadaan yang menyebabkan SAL tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang disetujui oleh DPR.

8. Inisiatif Baru

Inisiatif baru adalah usulan tambahan rencana Kinerja selain yang telah dicantumkan dalam prakiraan maju, yang berupa program, kegiatan, keluaran, dan/atau komponen. Usulan Inisiatif Baru dapat dilakukan pada tiga kesempatan dalam siklus perencanaan dan penganggaran, yaitu:

  • Sebelum Pagu Indikatif (pengusulan I) di bulan Januari/Februari.
  • Sebelum Pagu Anggaran (pengusulan II) di bulan Mei/Juni.
  • Sebelum Alokasi Anggaran (pengusulan III) di bulan Agustus/September.

Demikian istilah-istilah yang sering dipakau dalam APBN, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: